Inilah Bahaya dari Konsumsi Pare Secara Berlebihan

Inilah Bahaya dari Konsumsi Pare Secara Berlebihan – Hampir semua orang tentunya mengenal dan mengetahui tentang tanaman pare, pare merupakan tanaman rambat yang di kenal banyak orang dengan rasanya yang begitu pahit,

Sejak dulu pare sudah dimanfaatkan sebagai obat herbal dan dipercaya dapat membantu mengatur kadar gula darah. Di Indonesia sendiri, pare digunakan dalam berbagai masakan seperti siomai, tumis pare, dan masih banyak lagi. Walaupun pahit, tetapi manfaat yang ditawarkannya banyak sekali.

Di sisi lain, buat yang doyan pare, kamu perlu hati-hati karena mengonsumsinya secara berlebihan dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan efek buruk bagi kesehatan, lo! Apa saja? Simak penjelasan di bawah ini sampai tuntas, ya!

Inilah Bahaya dari Konsumsi Pare Secara Berlebihan

1. Dapat menyebabkan keguguran
Pare merupakan salah satu sayur yang tidak dianjurkan untuk ibu hamil bila dikonsumsi berlebihan. Menurut laporan berjudul “Forbidden Foods for Healthy Pregnancy” dalam International Journal of Scientific Research and Reviews tahun 2018, bila ibu hamil mengonsumsi pare health news terlalu banyak, rasa pahit dari pare bisa memicu kontraksi rahim sehingga dapat menyebabkan keguguran.

Begitu pula mengonsumsinya dalam bentuk jus, dikatakan dapat menginduksi kontraksi rahim, menyebabkan perdarahan, abortus, dan persalinan prematur.

Biji pare mengandung visin (vicine) yang dapat menyebabkan favism atau kondisi kekurangan enzim glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G6PD) pada ibu hamil. Dalam sebuah percobaan, kandungan zat protein pare yang disebut momorcharin diketahui memiliki efek menghambat spermatogenesis pada anjing percobaan dan memiliki efek antifertilitas pada tikus betina.

Karena terjadi penurunan kesuburan dan keguguran pada beberapa hewan percobaan tersebut, pare bisa jadi memiliki efek yang sama berbahayanya bagi manusia.

2. Dapat berdampak buruk bagi hati
Berdasarkan studi terhadap tikus yang dipublikasikan dalam jurnal Analytical Biochemistry tahun 2016, ditemukan bahwa ekstrak air pare dosis tinggi dapat menyebabkan hepatotoksisitas. Hepatoksisitas adalah kondisi organ hati yang mengalami kerusakan akibat zat-zat beracun.

Jadi, ada kemungkinan pare yang dikonsumsi dalam jangka waktu lama dan dosis tinggi bisa menyebabkan peradangan hati. Ini mungkin bisa disebabkan oleh senyawa momorcharin dalam pare. Akan tetapi, jangan khawatir karena konsumsi pare dalam batas wajar tetap bermanfaat bagi kesehatan.

 

3. Dapat menyebabkan masalah ginjal
Sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Nephropathology tahun 2014 menemukan bahwa pemberian dosis pare hingga 4.000 mg/kg berat badan ke tikus putih dianggap aman, sebab tidak menunjukkan efek pada fungsi ginjal tikus percobaan tersebut. Namun, lebih dari itu bisa memicu masalah ginjal.

Untuk jumlah yang aman, kamu bisa mengonsultasikannya ke dokter atau ahli gizi. Sebab, setiap orang mungkin punya toleransi asupan dosis yang berbeda.